makanan Afganistan

Ternyata negara yang pernah dilanda gejolak politik ini memiliki kuliner yang menarik dan terkenal. Makanan khas Afghanistan menawarkan hidangan yang kaya akan rasa dan aroma.

 

Mungkin masakan negara ini memiliki kesamaan dengan negara tetangganya seperti Pakistan dan Iran. Tetapi sebagian besar makanan dari Afghanistan tetap tidak terpengaruh oleh pengaruh eksternal.

 

Nasi, susu, whey, dan yogurt adalah beberapa makanan pokok yang banyak digunakan dalam masakan Afghanistan yang populer.

 

Beberapa buah yang paling melimpah di negara ini adalah anggur, delima, dan melon. Jika Anda penasaran dengan makanan Afganistan, berikut beberapa hidangan Afganistan paling populer untuk Anda coba.

  1. Pulau Kabuli

Umumnya, Kabuli Pulao dikenal sebagai Quabili Pulao. Nama ini berasal dari kata “qabil” yang berarti “mampu” atau “mampu”. Kata tersebut dimaksudkan untuk mendukung kepercayaan penduduk setempat bahwa hanya seorang juru masak yang berpengalaman yang dapat menyiapkan pilaf ala Afghanistan ini.

 

Orang Afghanistan biasanya mengetahui apakah seorang wanita siap untuk menikah atau tidak dari seberapa baik dia bisa menyiapkan kabuli pulao, hidangan nasional Afghanistan. Makanan ini secara historis disiapkan untuk keluarga kelas atas di Kabul.

 

Makanan Afganistan ini cukup rumit untuk disiapkan. Bahan yang digunakan adalah nasi dan daging. Umumnya bahan yang digunakan adalah nasi bulir panjang yang dikukus, yang kemudian dihias dengan almond, wortel karamel, dan kismis. Bumbu yang digunakan adalah kapulaga, jinten, kayu manis, cengkeh dan kunyit.

 

Pilihan protein yang digunakan adalah daging sapi, ayam, dan daging domba. Di Afghanistan, rasa kabuli pulao bervariasi dari satu daerah ke daerah lain karena setiap juru masak menggunakan campuran rempah yang berbeda. Namun pada umumnya makanan ini selalu mengandung nasi, sayuran, bumbu dan daging.

 

  1. Mastava

Hidangan musim dingin Afghanistan ini dibuat dengan nasi gandum pendek, buncis, dan daging kambing asin yang disebut lahndi. Semua bahan ini kemudian dimasak bersama dalam kaldu beraroma yang dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, ketumbar, kunyit, dan mint.

 

Menjelang akhir proses memasak, narenj atau kulit jeruk pahit ditambahkan dan cabai yang memberikan hidangan ketan ini rasa yang sangat aromatik dan pedas. Mastawa juga bisa dibuat dari jenis daging kering lainnya seperti Afghan gosht-e-qaqh. Sementara itu, Quroot, sejenis keju Afganistan, ditambahkan sebagai sentuhan akhir.

Baca Juga:  15 Kuliner Khas Timur Tengah Yang Populer Di Indonesia

 

Keju ini dibuat dari yoghurt dengan cara disaring, diasinkan dan kemudian dikeringkan. Ini adalah satu-satunya bahan yang tidak ada pengganti yang cocok telah ditemukan.

 

  1. Lavash

Lavash adalah roti pipih tipis, biasanya dipanggang di tandoor atau lach untuk mempertahankan rasa aslinya. Roti ini bisa dibuat lembut atau keras tergantung pilihan pembuatnya dan bentuknya juga bisa bermacam-macam.

 

Ada orang yang suka membuatnya dalam bentuk persegi panjang. Ada pula yang membuatnya dalam bentuk lingkaran dan ada pula yang berbentuk persegi. Roti ini dimakan dengan daging pedas dan disajikan dengan keju.

 

Lavash adalah hidangan tradisional dan sebagian besar disajikan di pesta pernikahan. Menurut penduduk setempat, lavash akan membawa kemakmuran dan kesuburan bagi pasangan pengantin baru.

 

  1. Meuse Pulao

Maash Pulao adalah hidangan tradisional Afghanistan yang dibuat dengan kombinasi nasi, buah-buahan kering, kacang hijau, dan rempah-rempah aromatik.

 

Kacang hijau rebus dicampur dengan nasi bulir panjang seperti basmati, lalu dicampur dengan bawang goreng, bawang putih, jahe, tomat, cabai, dan buah-buahan kering seperti aprikot atau kismis kering.

 

Kemudian campuran tersebut direbus dengan kaldu sayur atau air sampai nasi benar-benar matang. Biasanya hidangan ini dibumbui dengan bumbu seperti kunyit, kapulaga, kayu manis, ketumbar, jinten, dan bubuk masala.

 

Hidangan ini termasuk salad segar, chutney, yogurt, mast-o-khiar (salad yogurt mentimun), daging atau acar. Hidangan ini biasanya disiapkan pada acara-acara khusus serta hari raya keagamaan seperti Ramadhan.

 

  1. Bolani

Bolani adalah makanan jalanan paling terkenal di Afghanistan. Pada dasarnya, hidangan ini adalah roti pipih yang diisi dengan berbagai bahan dan kemudian digoreng. Bolani bisa diisi dengan labu, kentang tumbuk, bacon, bayam atau lentil. Biasanya, camilan ringan ini disiapkan di rumah dan sering disajikan sebagai lauk.

 

Hidangan ini paling baik dinikmati dengan chakkah, yang dibuat dengan saus mint dan yogurt krim dan chutney ketumbar untuk rasa yang lebih kaya.

Baca Juga:  MAKANAN KHUSUS LATVIA

 

  1. Chopan Kabob

Makanan yang umum di Afghanistan adalah daging domba, yang dapat digunakan sebagai bahan, lauk atau makanan. Chopan kabob adalah spesialisasi masakan Pashtun. Kabob adalah hidangan domba yang dipanggang di atas topeng, anglo arang khas Afghanistan.

 

Hopan kabob, seperti makanan Afghanistan lainnya, juga kaya akan sejarah. Makanan ini awalnya dibuat oleh penggembala yang menutupi daging domba dengan banyak garam.

 

Mereka menggunakan ranting untuk menusuk potongan-potongan ini dan memanggangnya di atas api. Pertunjukan memasak ini biasanya dilakukan saat mereka melihat ternak mereka.

 

Saat ini, para koki menyiapkan chopan kabob dengan berbagai cara, termasuk menambahkan jijeq, potongan lemak dari ekor domba, untuk meningkatkan rasanya.

 

Beberapa orang mengasinkan domba terlebih dahulu sebelum membumbuinya dengan gard-e-ghooreh (bubuk anggur asam) dan sumac. Direkomendasikan untuk menyajikan Chopan Kabob dengan roti naan.

 

  1. Mantu (Manto)

Mantu juga dikenal dengan nama lain yaitu “Manto” atau “Manti”. Makanan khas Afganistan ini adalah pangsit yang terbuat dari daging cincang atau cincang.

 

Ini adalah makanan jalanan yang biasa ditemukan di Afghanistan. Proses memasaknya lebih mudah karena dikukus. Makanan bebas gluten ini sehat karena mengandung lebih sedikit minyak dan karenanya lebih mudah dicerna.

 

Rasa pangsit ini sangat kaya. Isian dagingnya memiliki aroma yang berasal dari rempah-rempah Afganistan yang digunakan. Pada saat yang sama, kulit luar tipis yang membungkus isiannya mempertahankan rasa tertentu.

 

Untuk menikmatinya, mantu dapat dinikmati dengan saus tomat dan yogurt, atau dengan “Quroot” (atau “Qoroot”, keju asam yang digunakan dalam masakan Afghanistan).

 

  1. Kofta Callow

Dalam bahasa Persia, “kofta” berarti “bakso” dan “challow” berarti “nasi”, maka kata kofta callow berarti “bakso dengan nasi.” Kofta callow adalah hidangan khas Afghanistan yang terdiri dari nasi putih dan bakso. Kofta Afghanistan biasanya disajikan dengan nasi basmati.

 

Nasi Afghanistan juga dikenal sebagai chalaw Afghanistan. Ini adalah hidangan tradisional Afghanistan yang biasanya disajikan sebagai pendamping berbagai jenis kari vegetarian atau non-vegetarian.

Baca Juga:  Makanan tradisional yang harus Anda coba di Kosta Rika?

 

Biasanya, bakso dibuat dengan kombinasi daging domba atau sapi, bawang putih, bawang bombay, daun ketumbar, telur, dan lada hitam. Bakso dimasak dalam saus tomat dan bawang yang beraroma. Setelah matang, bakso disajikan dengan nasi putih.

 

  1. Sesaat kemudian

Makanan Afganistan ini bernama Shor Nakhod. Hidangan ini adalah salad buncis dan kentang sederhana. Hidangan itu disempurnakan dengan saus ketumbar yang terasa pedas.

 

Shor Nakhod terbuat dari buncis rebus dan kentang rebus, yang kemudian dipadukan dengan kaldu buncis dan campuran bawang putih, ketumbar segar, cuka putih dan garam.

 

Saus untuk makanan ini diperkaya dengan jeruk nipis, cabai hijau, kenari, daun bawang atau chutney merah. Hidangan buncis dan kentang ini umumnya dimakan dingin.

 

Selain itu, makanan ini biasanya disajikan sebagai camilan gurih atau makanan pembuka. Shor nakhod juga digunakan sebagai pengiring hidangan daging dan ikan bakar.

 

  1. Keluar

Bahan-bahan untuk Aush adalah pasta, bawang putih, mint, dan tomat. Mie kuah Afganistan yang kental ini juga terbuat dari Chakkah, yogurt khas Afganistan yang dibuat dengan cara disaring.

 

 

 

Meski ada bahan yang selalu digunakan dalam pembuatan aush, hidangan ini bisa dibuat dengan variasi lain. Beberapa penduduk asli membuat Aush dengan daging dan yang lain membuatnya menjadi sup mie tanpa daging.

 

Beberapa varian lain dari ini menggunakan kacang-kacangan seperti buncis dan buncis. Salah satu jenis aush yaitu aush-e-asli merupakan aush yang memadukan mie dan bakso tanpa bahan utama lainnya. Chakkah diolesi atau diaduk di atas Aush pada akhir persiapan.

 

10 Makanan Khas Afganistan Jika diperhatikan, sebagian besar masakannya memiliki cita rasa yang cukup kuat. Dapurnya menggunakan banyak bumbu seperti kapulaga, jinten, kayu manis, kunyit dan cengkeh. Meski mirip dengan negara tetangga, masakan Afghanistan hampir tidak terpengaruh oleh masakan asing.

 

Jika Anda menyukai makanan Persia atau India, Anda mungkin akan menyukai makanan Afganistan. Apakah Anda ingin mencoba makanan khas Afghanistan?

Leave a Reply

Your email address will not be published.