Kekurangan jadi reseller

  1. Tidak dapat menentukan produk yang ingin Anda jual

Anda akan membeli produk dari pemasok dan tidak memproduksinya sendiri.

 

Oleh karena itu, Anda tentu tidak dapat menentukan produk yang akan Anda jual karena Anda akan menjual produk orang lain.

 

Ini menjadi sulit ketika produk yang Anda jual memiliki potensi pasar yang kecil.

 

Oleh karena itu, sebelum memilih pemasok, pastikan produk mereka memiliki potensi pasar yang besar.

  1. Tidak dapat mengubah atau memperbarui produk

Produk yang Anda jual memiliki hak cipta atau dimiliki oleh pemasok.

 

Oleh karena itu, Anda tidak dapat mengubah atau memperbarui produk sesuka hati.

 

Yang bisa dilakukan adalah berinovasi dalam kegiatan pemasaran dan promosi.

 

  1. Jumlah Pesaing Serupa

Menjadi reseller lebih mudah daripada memulai bisnis dari awal.

 

Oleh karena itu, banyak orang juga tertarik untuk mengoperasikannya.

 

Tentu saja, ini berarti Anda akan memiliki banyak pesaing di pasar.

 

Nah, untuk itu, Anda mungkin bisa memilih menjadi reseller untuk produk yang lebih niche atau sebenarnya tidak banyak terjual, namun tetap memiliki potensi pasar yang besar.

 

  1. Berbagai model dan jenis reseller
  2. Jual-Beli

Maksud dari model ini adalah Anda menjadi reseller yang perlu membeli barang tertentu dan kemudian mendapat kesempatan dari supplier.

 

Misalnya dengan membership atau keanggotaan.

 

Biasanya Anda memiliki kebebasan untuk menjual produk dan mendapatkan berbagai diskon/promosi dari pemasok.

 

  1. Bagi Hasil

Model bisnis reseller ini sudah ada sejak lama.

 

Dengan model ini, reseller menerima bagi hasil hingga 50%.

 

  1. Garansi

Dalam model ini, pemasok mengambil sejumlah uang dari pengecer untuk digunakan sebagai jaminan.

 

Alasannya untuk meminimalisir kerugian supplier akibat reseller yang tidak bertanggung jawab.

 

Jika nanti reseller melakukan kesalahan, deposit tidak akan dikembalikan.

 

  1. Replika Web dan Web Sendiri

Replika web berarti pemasok menyediakan semacam replika web kepada pengecer sebagai tempat untuk promosi dan penjualan.

 

Ketika penjualan terjadi di Internet, pengecer menerima komisi.

Baca Juga:  Memulai bisnis online dari awal

 

Saat mendaftar dengan model replika web, biasanya reseller mendaftar dengan sistem keanggotaan.

 

Nah jika web sendiri adalah model dimana reseller mengelola halaman penjualan mereka sendiri sehingga mereka memiliki kebebasan.

 

Dalam model ini, supplier bisa memberikan banyak diskon untuk reseller lho.

 

  1. Cara menjadi reseller pemula
  2. Gunakan media sosial untuk promosi

Media sosial memiliki kekuatan besar akhir-akhir ini lho, sebagai ajang promosi.

 

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menggunakan media sosial sebagai ajang promosi produk.

 

Sebaiknya Anda membuat media sosial khusus untuk bisnis agar tidak tercampur dengan media pribadi Anda.

 

Hal penting lainnya yang perlu diingat adalah media sosial memiliki pasarnya sendiri, jadi pastikan Anda menawarkan konten yang benar-benar sesuai dengan pasar Anda.

 

  1. Membangun hubungan

Bukan hanya bisnis biasa yang butuh relasi, reseller juga harus pandai membangun relasi.

 

Bangun hubungan baik dengan pemasok yang berbeda sehingga Anda dapat bekerja dengan mereka juga.

 

Bahkan, supplier tak segan-segan untuk mempromosikan toko online Anda secara gratis, lho.

 

Juga, bangun hubungan dengan pelanggan Anda.

 

Anda bisa memberikan promosi atau hal spesial lainnya kepada pelanggan setia Anda.

 

Dengan cara ini, mereka tidak hanya senang, tetapi mereka juga dapat berbagi informasi tentang produk Anda dengan teman-teman mereka.

 

  1. Pahami produk yang Anda jual

Jangan pernah menjual produk yang tidak Anda ketahui dengan baik.

 

Anda mungkin mendapat untung, tetapi Anda akan kesulitan mengoperasikannya.

 

Karena Anda tidak tahu apa-apa tentang industri ini, mengetahui cara menjual kepada konsumen dengan benar tidaklah mudah.

 

Juga, jangan lupa bahwa konsumen pasti akan bertanya kepada Anda tentang produk yang Anda jual.

 

  1. Perhatikan baik-baik pembagian komisi

Yang namanya menjalankan bisnis, tujuannya tentu saja profit atau untung.

 

Jadi, reseller bekerja dengan pemasok dari awal dan memastikan bagaimana komisi didistribusikan.

 

Semuanya harus dikomunikasikan dengan jelas, jangan sampai ketinggalan dan mendapatkan informasi yang salah kemudian Anda menjadi orang yang gagal.

Baca Juga:  Jelajahi karir sebagai penulis konten

 

  1. Jangan over store

Sebagai reseller, Anda harus membeli atau menyimpan barang sebelum dijual.

 

Biasanya supplier juga menentukan berapa banyak pembelian yang harus dilakukan, minimal 1 lusin.

 

Perlu dicatat bahwa Anda tidak harus menyimpan terlalu banyak barang karena jika tidak terjual, Anda akan kehilangan uang.

 

Sebaiknya cek penjualan terlebih dahulu dan lakukan analisa minat pasar.

 

Jika Anda merasa produk tersebut banyak diminati, maka simpanlah dalam jumlah yang wajar.

 

  1. Pilih produk dengan peluang besar di pasar

Salah satu tantangan bagi reseller adalah banyaknya pesaing.

 

Menemukan produk niche bisa menjadi cara untuk mengatasi hal tersebut.

 

Namun, ketika mencari produk niche, analisis juga apakah potensi pasar produk tersebut besar.

 

Walaupun produk yang Anda jual bukanlah produk universal dan konsumennya sedikit, namun konsumen ini loyal dan dapat melakukan pembelian berulang-ulang.

 

  1. Pastikan pemasok Anda memenuhi syarat dan dapat dipercaya

Salah satu keberhasilan reseller dapat diukur dari bagaimana seseorang memilih pemasok.

 

Dalam jangka panjang reseller akan menjalin kerjasama bisnis dengan supplier dalam hal pengiriman barang dan lain sebagainya.

 

Oleh karena itu, pilihlah supplier yang berkualitas yang juga memiliki produk yang jelas.

 

  1. Ide bisnis untuk reseller
  2. Paket Pulsa dan Data

Di era teknologi ini tentunya impuls dan paket data menjadi hal yang penting.

 

Nah Anda bisa menjadi reseller yang menjual barang-barang ini.

 

Peluangnya besar lho, dan Anda bisa melakukan ini sebagai bisnis rumahan juga.

 

  1. Suplemen makanan

Banyak orang ingin menurunkan berat badan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi suplemen makanan.

 

Oleh karena itu, suplemen diet sangat populer di pasaran dan bisa menjadi pilihan untuk Anda jual kembali sebagai reseller.

 

Namun Anda harus berhati-hati agar produk yang Anda jual harus produk yang aman dan terdaftar secara legal atau BPOM.

Baca Juga:  Sukses jadi reseller

 

  1. Obat Herbal

Saat ini, banyak orang beralih ke cara alami atau herbal daripada obat-obatan yang dijual di pasaran.

 

Nah, fenomena ini bisa Anda manfaatkan untuk berjualan obat herbal.

 

Selain potensinya yang besar, kompetitornya juga tidak terlalu banyak lho.

 

Namun sekali lagi, pastikan produk yang Anda jual legal dan memiliki BPOM.

 

Jangan pernah menjual produk asal yang tidak memiliki asal yang jelas.

 

  1. Reseller makanan sehat

Bahkan, reseller sembako kini sudah merajalela di mana-mana.

 

Namun untuk reseller makanan sehat, pesaingnya masih sedikit.

 

Selain itu, pasar juga menawarkan potensi, apalagi sekarang ini banyak orang yang lebih sadar akan pentingnya kesehatan.

 

  1. Perawatan kulit dan kosmetik

Tentu setiap orang, terutama wanita, selalu ingin tampil menarik.

 

Jadi perawatan kulit dan kosmetik memiliki pasar yang kuat dan Anda sebagai reseller tentu bisa mendapatkan keuntungan darinya.

 

Selain itu, saat ini perawatan kulit atau makeup Korea banyak digunakan, Anda dapat benar-benar memanfaatkan kesempatan ini.

 

  1. Reseller pakaian, sepatu dan tas

Kembali lagi, meski penampilan bukanlah segalanya, tapi itu penting.

 

Alasannya karena penampilan bisa menjadi penutup bagi seseorang.

 

Meskipun kita tidak bisa menilai orang dari luar, tidak ada salahnya untuk berpenampilan menarik bagi diri sendiri.

 

Nah, banyak yang mengetahui hal ini, jadi reseller pakaian, sepatu, tas, dan produk fashion lainnya adalah hal biasa.

 

Meski banyak pesaing, Anda tetap bisa bersaing dengan pemasaran online dan aktivitas promosi yang unik.

 

  1. Aksesoris Ponsel

Ide bisnis reseller yang terakhir adalah aksesoris handphone.

 

Kedengarannya sepele, ada banyak orang yang menyukai gaya detail aksesori ini.

 

Tidak ada salahnya menjual barang ini.

 

Anda dapat menggunakan media sosial atau e-commerce.

 

Ini adalah panduan cara menjadi reseller yang perlu Anda ketahui agar sukses dan juga ide bisnis untuk menginspirasi Anda.

 

Menjadi reseller sangat disarankan bagi pemula yang baru memulai bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.