Ciri-ciri Penipuan Akulaku 2022 dan Cara Mengatasinya

Ciri-Ciri Akulaku Scam – Hadirnya layanan pinjaman online bernama Akulaku memang memberikan dampak positif bagi banyak orang, terutama di masa pandemi seperti kemarin. Layanan ini menawarkan kepada pengguna limit kredit senilai jutaan rupiah, yang dapat digunakan untuk membeli barang di Tempo (bayar bulan depan) atau dicicil.

Selain itu, limit kredit Akulaku juga dapat digunakan untuk BELANJA DI ALFAMART, Indomaret dan beberapa retailer offline lainnya. Bahkan Akulaku juga menawarkan dua fitur pinjaman tunai yaitu Dana Cicilan dan KTA AsetKu dengan jangka waktu pelunasan hingga 12 bulan.

Selain memanfaatkan semua fitur yang ditawarkan oleh Akulaku, sebagai pengguna Anda juga perlu mewaspadai segala bentuk kecurangan yang mengatasnamakan Akulaku. Ya, berdasarkan kesaksian dari beberapa pengguna, mereka mengklaim telah menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan Akulaku.

Oleh karena itu, jika Anda adalah pelanggan setia Akulaku, Anda harus mengetahui apa saja ciri-ciri modus cheat Akulaku. Simak saja informasi lengkapnya mulai dari ciri-ciri hingga tips cara mengatasi scam Akulaku tanpa berlarut-larut.

 

 

 

Ciri-Ciri  Penipuan Akulaku

Sebagai salah satu layanan pinjaman online terbaik dan terpopuler, Akulaku ternyata tak lepas dari penipuan. Tentu saja kasus ini tidak dilakukan oleh Akulaku untuk menipu pelanggan, tetapi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab atas nama mereka sendiri sebagai Akulaku.

Baca Juga:  beberapa Aplikasi Senter Senter Terbaik di Ponsel Android

Ada beberapa tanda atau ciri modus penipuan di Akulaku yang bisa berupa SMS, link phising dan lain sebagainya. Penting untuk diketahui bahwa jika Anda menjadi korban penipuan Akulaku, batas kredit Anda dapat disalahgunakan oleh penjahat.

Nantinya, pelaku bisa melakukan transaksi menggunakan batas akulaku korban untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, sebelum menjadi korban, alangkah baiknya melihat beberapa ciri-ciri penipuan Akulaku berikut ini:

 

1. Penawaran Pinjaman dengan bunga 0%

Fitur pertama adalah muncul pesan berupa SMS, email atau direct massage di media sosial yang menawarkan produk rental tanpa bunga dari Akulaku. Ingatlah bahwa Akulaku tidak akan pernah menawarkan kredit kepada pengguna. Selain itu, Akulaku hanya memiliki dua produk kredit, dengan masing-masing produk memiliki ketentuan mengenai suku bunga, biaya pemrosesan, dll.

 

2. Link phishing berisi penawaran promo/harga menarik

Fitur kedua adalah Link Phishing, yang menyatakan misi untuk pengguna dengan hadiah menggiurkan berupa uang tunai atau barang gratis dari Akulaku. Jenis tautan ini dapat muncul kapan saja tanpa dapat diduga sebelumnya. Namun yang perlu kamu ketahui bahwa setiap misi berhadiah dari Akulaku hanya bisa kamu temukan langsung di aplikasi Akulaku. Jika penawaran berasal dari tautan yang tidak jelas, dapat dipastikan bahwa itu adalah upaya penipuan.

Baca Juga:  8 Aplikasi memulihkan foto yang dihapus di semua perangkat

 

3. Penawaran produk dengan harga murah

Fitur ketiga dari modus scam adalah menerima penawaran produk murah atau dengan harga yang tidak masuk akal bahkan Rp 0 alias gratis. Mungkin pengguna baru telah menerima SMS atau DM dengan penawaran produk di Akulaku dengan harga jauh di bawah harga pasar. Jika pengguna kemudian setuju untuk melakukan transaksi, pelaku mendorong korban untuk mengunjungi link yang disediakan. Setelah itu, beberapa data pribadi harus dimasukkan. Nah, melalui cara ini, pelaku akan mencuri data korban untuk mengakses limit Akulaku.

 

4. Toko dengan informasi yang tidak jelas

Ciri-ciri modus penipuan Akulaku terakhir juga bisa dilihat di toko-toko yang JUAL DI Akulaku. Tentu saja jika Anda mencari barang di aplikasi Akulaku, ada banyak toko yang menawarkan barang yang ditargetkan.

Jadi, sebelum melakukan transaksi, coba periksa kembali informasi bisnisnya. Jika pihak toko tidak memberikan spesifikasi produk dan tidak mau menanggapi chat pelanggan, kemungkinan besar toko tersebut fiktif dan tidak menutup kemungkinan jika anda memesan barang di toko maka ORDER TIDAK AKAN PERNAH sampai kepada anda.

Bahkan, kami juga memiliki daftar toko scam di Akulaku, yaitu:

 

  • TOKO INHOPE
  • TOKO RUCHIL
  • CHSOKP
  • SHIFSUIT
  • Gadded2Smart

Pastikan jika Anda ingin berbelanja di Akulaku dan barang yang Anda cari memang dijual oleh beberapa toko di atas, pastikan Anda tidak bertransaksi di toko tersebut.

 

Cara Mengatasi Penipuan di Aplikasi Akulaku

Setelah menyimak sederet fitur cheat di Akulaku, kini kami akan menjelaskan cara mencegah atau menghindari cheat menggunakan mode di atas. Untuk informasi lebih lanjut, lihat di bawah:

Baca Juga:  Memahami Tentang Facebook

1. Jangan pernah menanggapi penawaran kredit

Jangan pernah menanggapi tawaran pinjaman bunga 0% atas nama Akulaku. Jelas bahwa Akulaku tidak akan pernah melakukan ini kepada pengguna karena semua produk kredit hanya tersedia di aplikasi.

2. Ganti nomor HP di akun Akulaku

Jika Anda kemudian sering menerima SMS dengan penawaran produk Akulaku atau bahkan tautan phishing yang mengakibatkan penipuan, maka kami sarankan Anda MENGGANTI NOMOR TELEPON ANDA. Dengan cara ini Anda tidak akan menerima SMS seperti itu lagi.

3. Ubah kata sandi secara teratur

Selain itu, Anda dapat MENGGANTI PASSWORD AKULAKU secara berkala untuk mencegah peretasan yang dapat membahayakan batas kredit Akulaku. Perlu dicatat bahwa selain upaya penipuan, ada juga banyak tindakan peretas yang mengancam batas kredit pengguna Akulaku.

4. Hubungi pusat panggilan Akulaku

Terakhir, jika Anda menemukan bukti penipuan, segera hubungi CALL CENTER AKULAKU untuk melaporkan kasus tersebut. Oleh karena itu, pihak keamanan Akulaku akan melacak data pelaku dan kemudian memblokirnya.

KESIMPULAN

Demikian informasi mengenai ciri-ciri cheat mode di Akulaku. Dengan informasi di atas, kami berharap Anda dapat lebih waspada dan selalu berhati-hati saat menggunakan layanan Akulaku. Selain itu, kami juga memiliki informasi tentang cara mencegah tindakan penipuan yang mengancam batas kredit Akulaku. Mungkin berguna!

Leave a Reply

Your email address will not be published.